Strabismus (Mata Juling): Penyebab dan Pilihan Penanganannya

Strabismus atau mata juling adalah kondisi ketika kedua mata tidak sejajar — satu mata melihat lurus ke depan, sementara yang lain menyimpang ke dalam, ke luar, ke atas, atau ke bawah. Penyimpangan bisa terlihat terus-menerus atau hanya muncul sesekali (misalnya saat lelah).

Bukan sekadar masalah penampilan

Pada anak, mata yang menyimpang dapat “dimatikan” oleh otak untuk menghindari penglihatan ganda, sehingga berisiko menyebabkan ambliopia (mata malas) dan hilangnya kemampuan melihat kedalaman (persepsi tiga dimensi). Karena itu, strabismus perlu ditangani, bukan ditunggu “nanti hilang sendiri”.

Penyebab

Strabismus dapat disebabkan oleh ketidakseimbangan otot penggerak mata, gangguan refraksi yang tidak terkoreksi (terutama plus tinggi pada anak), atau gangguan saraf yang mengatur gerakan mata. Pada orang dewasa, juling atau penglihatan ganda yang muncul mendadak perlu segera diperiksa karena bisa menandakan masalah saraf atau pembuluh darah yang serius.

Pilihan penanganan

  • Kacamata — mengoreksi gangguan refraksi yang memicu juling.
  • Terapi penutup mata (patching) — bila disertai ambliopia.
  • Lensa prisma — membantu pada penglihatan ganda tertentu.
  • Operasi otot mata — menyeimbangkan tarikan otot agar mata kembali sejajar.

Penanganan ditentukan oleh penyebab dan usia pasien, sehingga pemeriksaan menyeluruh diperlukan sebelum memutuskan terapi.

Artikel ini bersifat edukatif dan bukan pengganti pemeriksaan dokter. Juling atau penglihatan ganda yang muncul mendadak sebaiknya segera diperiksakan.


Daftar Pustaka

  • American Academy of Ophthalmology. Basic and Clinical Science Course (BCSC), Section 6: Pediatric Ophthalmology and Strabismus. AAO.
  • Salmon JF. Kanski’s Clinical Ophthalmology: A Systematic Approach. 9th ed. Elsevier; 2020.
  • Khurana AK. Comprehensive Ophthalmology. 7th ed. Jaypee Brothers; 2019.


Leave a comment